Dua Warga China Diduga Lakukan Spionase Satelit di Prancis, Jaksa Paris Resmi Buka Penyelidikan


Polisi Prancis menangkap dua warga negara China yang diduga terlibat aktivitas mata-mata dengan memanfaatkan peralatan satelit canggih di sebuah Airbnb. Jaksa Paris menyatakan penyelidikan resmi telah dibuka, dengan dugaan kuat keterlibatan Partai Komunis China (PKC) dalam upaya pencurian data sensitif, termasuk jaringan Starlink.


Polisi Prancis Temukan Peralatan Satelit di Airbnb

Otoritas Prancis mengungkap dugaan aktivitas spionase setelah polisi, pekan lalu, menemukan antena satelit berukuran besar dan sistem komputer khusus di sebuah penginapan Airbnb di Provinsi Gironde, Prancis barat daya.

Menurut laporan kepolisian, antena tersebut memiliki diameter sekitar dua meter. Di lokasi yang sama, ditemukan pula gangguan jaringan internet di dalam gedung, yang memicu kecurigaan warga sekitar dan berujung pada laporan ke pihak berwenang.

Penginapan tersebut diketahui disewa oleh dua warga negara China, yang kemudian ditangkap oleh polisi Prancis.


Diduga Curi Data Starlink dan Informasi Sensitif

Dalam penggeledahan lanjutan, penyidik menemukan sistem komputer yang terhubung langsung ke antena satelit, yang diduga dirancang khusus untuk mencegat data satelit.

Kantor Kejaksaan Paris pada Kamis menyatakan telah resmi membuka penyelidikan terhadap kedua tersangka. Jaksa menduga mereka berusaha mencuri data jaringan satelit Starlink, serta informasi sensitif lain yang berkaitan dengan militer dan lembaga strategis Prancis, untuk kemudian dikirim kembali ke China.

Pihak kejaksaan juga menyebutkan bahwa dua orang lainnya turut ditangkap, karena diduga terlibat dalam impor ilegal peralatan satelit yang digunakan dalam operasi tersebut.


Eropa Kembali Soroti Aktivitas Spionase PKC

Kasus ini menjadi tuduhan terbaru di Eropa terkait aktivitas spionase PKC. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai negara Barat berulang kali mengeluarkan peringatan mengenai meningkatnya serangan siber, peretasan, dan operasi intelijen yang dikaitkan dengan China.

Meski pemerintah komunis China secara konsisten membantah semua tuduhan spionase, lembaga intelijen Barat menilai aktivitas tersebut semakin agresif dan meluas, termasuk di wilayah Eropa.


Kesimpulan

Penangkapan dua warga China di Prancis menambah daftar panjang kekhawatiran global terhadap dugaan aktivitas mata-mata PKC di luar negeri. Dengan ditemukannya peralatan satelit canggih dan sistem penyadapan data, kasus ini berpotensi memperkeruh hubungan China dengan negara-negara Eropa, sekaligus memperkuat kewaspadaan Barat terhadap keamanan data dan infrastruktur strategis mereka.


#China #PKC #SpionaseChina #Starlink #MataMataSatelit #BeritaInternasional #KeamananEropa #IntelijenChina #Prancis #BeritaGlobal

0 comments