Surat “Seruan kepada Seluruh Rakyat” Beredar di China, Mengajak Militer dan Warga Bangkit
![]() |
Muncul Bersamaan dengan Guncangan Elite Militer
Surat terbuka itu beredar hampir bersamaan dengan pengumuman resmi penyelidikan terhadap Zhang Youxia dan Liu Zhenli. Dalam isi dokumen, penangkapan keduanya digambarkan sebagai pembersihan politik berdarah yang dilakukan oleh pucuk pimpinan PKC terhadap sisa-sisa faksi lama, kelompok “merah generasi kedua”, dan bahkan seluruh tubuh militer.
Surat tersebut secara langsung menyasar anggota militer aktif, dengan pernyataan bahwa penangkapan hari ini terhadap para jenderal puncak bisa menjadi ancaman bagi perwira dan prajurit lain di kemudian hari.
![]() |
| Surat terbuka ini beredar hampir bersamaan dengan pengumuman resmi penyelidikan terhadap Zhang Youxia dan Liu Zhenli. |
Narasi Krisis dan Seruan Moral
Dokumen itu menggambarkan kondisi negara sebagai hasil dari kekuasaan segelintir elite, menuding bahwa rakyat ditekan hingga batas ekstrem. Penulis anonim menyebut bahwa sejarah menunjukkan militer sering menjadi faktor penentu ketika sebuah pemerintahan mencapai titik krisis.
Selain militer, surat itu juga menyerukan keterlibatan berbagai kelompok masyarakat, termasuk buruh, petani, intelektual, pengacara, jurnalis, hingga aparatur negara.
Daftar Keluhan Sosial
Isi surat juga memuat daftar panjang persoalan sosial yang selama ini menjadi perhatian publik, mulai dari:
- Kebijakan karantina ekstrem pada masa pandemi
- Tekanan terhadap sektor swasta
- Tingginya pengangguran pemuda
- Kasus-kasus kemanusiaan yang menuai kemarahan publik
Semua isu tersebut digunakan untuk menggambarkan ketidakpuasan sosial yang mendalam.
Reaksi di Luar Negeri
Meski cepat disensor di dalam negeri, dokumen tersebut memicu diskusi luas di luar China. Sejumlah warganet menilai surat itu—terlepas dari keasliannya—mencerminkan ketegangan serius dalam masyarakat dan militer, serta menandakan perubahan dari konflik internal yang sebelumnya tersembunyi menjadi lebih terbuka.
Pengamat menyebut bahwa dalam sistem dengan informasi yang sangat tertutup, kemunculan “surat terbuka” semacam ini sering menjadi indikator tekanan politik dan psikologis yang sedang meningkat.
Pandangan Pengamat
Mantan pejabat dari Mongolia Dalam yang kini tinggal di luar negeri, Du Wen, menulis di platform X bahwa penindakan terhadap petinggi militer tingkat tertinggi merupakan salah satu pembersihan paling keras dalam sejarah PKC, dan dapat mencerminkan keretakan struktural serius di tubuh militer China.
Kesimpulan
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai siapa yang menulis dan menyebarkan “Surat Seruan kepada Seluruh Rakyat”. Namun kemunculannya—di tengah gejolak elite militer dan ketidakpastian politik—menjadi cerminan keresahan yang tengah dirasakan sebagian masyarakat, sekaligus menarik perhatian pengamat internasional terhadap stabilitas internal China.
______________________


0 comments